HOME Rumah Belajar TV Edukasi Suara Edukasi Radio Edukasi M-Edukasi Pena Belajar My Youtube Channel
SELAMAT DATANG DI GUNTUR SALEKSA BLOG, YUK BERBAGI KEBAIKAN BERSAMA
Semua password untuk link download adalah : gunturberbagi
JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR YACH

Sabtu, 19 September 2020

Berbagi melalui Video Conference bersama Prof Ekoji

Hallo semua, kali ini kita akan membahas tentang Kuliah Umum PembaTIK Level 4: Berbagi dengan tema "Pemanfaatan Video Conference untuk Berbagi" bersama Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA atau yang lebih dikenal dengan panggilan prof Ekoji. 

Prof. Ekoji merupakan panggilan akrab untuk pakar teknologi yang menjadi teman berbagi kita hari ini muncul dengan gayanya yang santuy dan interaktif. Menariknya, Prof. Ekoji mengawali kuliah umum ini dengan menyapa peserta menggunakan sebuah candaan klasik, "Kalau kalian dengar suara saya silahkan pegang jidat!" kata beliau sambil memegang hidung. Tentu saja, Prof. Ekoji tidak sekadar main-main.ِ Akan tetapi, sudah mulai mempraktikkan materi dalam pemanfaatan video conference yang identik dengan komunikasi satu arah. 
Dengan sapaannya tadi, Prof. Ekoji berusaha merubuhkan dinding yang membatasi dirinya dengan para peserta. 
Kemudian dirinya mulai dengan sebuah pertanyaan, "mengapa harus berbagi?" Prof. Ekoji memberi empat jawaban. 
Pertama, internet hanya bermanfaat ketika ada orang yang berbagi. 
Kedua, kekuatan sebuah komunitas terletak pada kesediaan anggotanya berbagi. 
Ketiga, cara menabung paling mudah adalah dengan berbagi. 
Keempat, dengan berbagi nama kita akan dikenang orang lain. 

Betapa menyenangkannya jika bisa saling berbagi, sebab tak ada yang akan berkurang dalam berbagi. Malahan, akan semakin bertambah. Pertanyaan selanjutnya yang diajukan oleh Prof. Ekoji adalah mengapa gunakan video conference? Ada tiga jawaban untuk ini, yaitu 
cepat, mudah, dan murah; 
situasi dan kondisi pandemi; serta 
masif dan viral secara efektif. 
Prof. Ekoji menjelaskan bahwa saat ini keadaan sedang terbalik. Jika dulu bertemu fisik itu lumprah, tele conference itu mewah. Namun, saat ini bertemu fisik itu mewah, teleconference itu lumrah semua dikarenakan pandemik covid-19. Nah, untuk itulah kemudian Prof. Ekoji membagikan prinsip dan kiat efektif dalam melakukan video conference. Yuk kita simak pemaparannya. 

1. Bukan Menyampaikan Pesan, Tapi Melakukan 
Hal pertama yang harus dijadikan prinsip komunikasi adalah bukan menyampaikan pesan. Menurut Prof. Ekoji, jika dasar yang dipakai hanya perkara menyampaikan, maka hasil akhir tidak bisa ditebak. Oleh karena itu, di dalam video conference harus berpijak pada membuat orang melakukan apa yang kita sampaikan. Kiat ini bisa dilakukan dengan membiasakan diri. 

2. Karakteristik Dan Tujuan Pertemuan
Kodrat dasar manusia adalah beragam. Oleh karenanya di dalam penyelenggaraan video conference harus disesuaikan dengan karakteristik dan tujuan pertemuan. Prof. Ekoji menyarankan kita untuk menyusun strategi proses sebelum melakukan video conference. Jika diperlukan tentukan pula host, aturan main, dan lakukan gladi bersih. 

3. Interaksi Dan Umpan Balik 
Hindari berbicara sendiri satu arah, pesan Prof. Ekoji. Dengan mengajak peserta video conference berinteraksi, komunikasi yang sejatinya dibatasi dinding tak kasat mata ini akan terasa seperti pertemuan fisik. Dengan begitu, peserta akan memberikan umpan balik dan tetap menyimak materi kita sampaikan. Hal ini juga dilakukan beliau saat kuliah umum ini yang selalu berinteraksi dengan moderator dan sesekali dengan peserta juga sesekali beliau selingi dengan ice breaking yang menyegarkan fokus peserta. 

4. Daya Tahan Dan Jendela Waktu Terbatas 
Harus disadari bersama bahwa daya tahan dan waktu efektif yang dimiliki semua orang adalah terbatas. Oleh karena itu, jangan berusaha menyampaikan terlalu banyak materi, tapi fokus pada satu atau dua bahasan saja. Karena menurut penelitian fokus dalam tele conference hanya bertahan 30 menit saja, setelah itu peserta akan teralihkan fokusnya dengan hal-hal lain 

5. Rekam Dan Bagikan 
Setelah keempat prinsip di atas sudah dapat dilakukan, yang kelima adalah rekam dan bagikan yang kita miliki. Kita tidak perlu menunggu menjadi ahli untuk berbagi, karena dengan banyak berbagi kelamaan kita akan menjadi ahli. 

Diakhir paparan kuliah, prof Ekoji menyampaikan hal yang harus dan tidak boleh dilakukan dalam hal berbagi, yaitu bisa dilihat pada gambar di bawah.

Nah untuk lengkapnya, yuk simak video di bawah ini! 
Sumber video : Youtube Channel Rumah Belajar Kemdikbud 

Follow Medsos Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia lainnya di 

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia! 

#RumahBelajar 
#PembaTIK 
#PembelajaranBerbasisTIK 
#DutaRumahBelajar2020 
#SahabatRumahBelajarJawaTimur2020

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Quotes Comments Pictures

About Me

Foto saya
Guntur Saleksa, bekerja di SDN Kebonsari I Tuban (paginya) RBS (sorenya) dan bimbel Ganesha Operation (Malamnya). Orang yang cinta Indonesia.. pengen berkarya dan pengen membantu sesama.. karena guntur juga butuh semua.. salam berbagi...
Quotes Comments Pictures

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP